counter

keluar darah saat bab

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa fungsi saluran pencernaan pada tubuh memiliki banyak sekali manfaat diantaranya adalah sebagai proses penghalusan makanan yang diserap oleh tubuh, mencerna makanan, hingga berakhir di rektum dan anus tempat pembuangan tinja.

Namun terkadang buang air besar (BAB) bisa saja tidak dalam keadaan normal seperti diare maupun keluar darah saat bab dan tentu jika Anda mengalami hal tersebut maka ada baiknya segera periksakan kondisi tersebut kepada dokter, karena kelainan lain dengan BAB mungkin merupakan tanda dari gangguan masalah pencernaan.

Buang air besar mengeluarkan dara dikenal dalam ilmu medis sebagai hematochezia yang biasanya disebut perdarahan rektum karena rektum terletak tepat di atas anus, tetapi darah merah pada tinja dapat berasal dari rektum meskipun juga dapat berasal dari bagian lain dari saluran pencernaan.

Apakah Penyebab Keluar Darah Saat BAB?

Perlu Anda ketahui bahwa dalam beberapa kasus perdarahan rektum merupakan gejala dari penyakit serius, seperti kanker kolorektal. Oleh karena itu jika Anda mengalami BAB keluar darah maka harus segera memeriksakan nya kepada dokter Anda dan penyebab BAB keluar darah adalah sebagai berikut:

Karena Wasir

Wasir adalah pembuluh darah yang membengkak di rektum sehingga bisa disebut tonjolan pada anus dan dapat berkembang karena berbagai macam sebab seperti: karena sembelit kronis, mengejan di toilet, kehamilan, angkat berat berlebihan, obesitas ataupun karena hubungan anal dan diketahui dapat menyebabkan BAB mengeluarkan darah.

Anal fissure

Anal fissure adalah luka yang terjadi pada bagian anal atau robekan pada lapisan anus yang menyebabkan perdarahan dan rasa sakit terbakar setelah buang air besar. Penyebab utamanya adalah karena feses yang sangat keras.

Klik chat

Diverticulosis dan diverticulitis

Diverticulosis terjadi ketika kantung kecil (diverticuli) di bagian bawah melemah dari lapisan usus dan menonjol melalui dinding usus, biasanya dalam kolon sigmoid.

Diverticulosis adalah gangguan jinak tapi bisa mengeluarkan perdarahan dan infeksi dapat terjadi dari komplikasi yang terkait.

Diverticuli umumnya terjadi tanpa gejala, kecuali mereka menjadi tersumbat dan terinfeksi, menyebabkan diverticulitis. Gejala diverticulitis termasuk sakit perut, demam, dan perubahan mendadak dalam kebiasaan buang air besar.

Penyakit Radang Usus

Penyakit radang usus (IBD) adalah peradangan pada usus kecil atau besar. Ada dua jenis IBD salah satu jenis IBD adalah penyakit Crohn yang ditandai dengan adanya bercak peradangan.

Biasanya bercak peradangan yang terjadi di mana saja di saluran pencernaan dan jenis lain dari IBD adalah radang usus ditandai dengan peradangan pada usus besar dan penyebab BAB keluar darah yang lain adalah karena Polip, kanker usus besar

Apa Sajakah Gejala BAB Keluar Darah?

  • Terasa nyeri pada dubur
  • Keluarnya darah merah terang pada tinja, pada celana dalam atau pada toilet ketika Anda sudah BAB
  • Warna tinja berubah warna menjadi merah, merah marun, atau warna hitam
  • Kebingungan
  • Merasa pusing dan bahkan pingsan karena kehilangan darah

Apa yang Harus Saya Lakukan Jika Mengalami Keluar Darah Saat BAB?

Hal pertama kali yang harus Anda lakukan jika Anda mengalami keluar darah saat bab adalah tetap tenang walaupun terkadang seseorang pasti akan merasa khawatir apalagi jika baru mengalaminya dan ada baiknya Anda segera mencari pertolongan medis.

Dan juga untuk mencegah hal tersebut maka cukupilah konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti sayuran hijau, buah-buah seperti pepaya dan hindari makanan pedas, minuman beralkohol dan makanan junk food.

Klik chat