counter

mengenal impotensi

Pada umumnya impotensi sering menyerang kaum pria dan perlu Anda ketahui juga bahwa risiko impotensi akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia, biasanya akan menyerang pria yang sudah menginjak 60 tahun akan tetapi impotensi ini juga bisa menyerang pria dengan usia yang lebih muda.

Apa Itu Impotensi?

Diketahui impotensi merupakan masalah umum di kalangan pria yang biasanya ditandai dengan ketidakmampuan secara konsisten untuk mempertahankan ereksi yang cukup keras untuk berhubungan badan dan ini adalah bentuk dari disfungsi ereksi.

Apa itu impotensi? Impotensi adalah salah satu penyakit disfungsi ereksi seksual yang sering dialami oleh pria dibandingkan dengan wanita, dan biasanya wanita yang mengalami impotensi akan merasakan turunnya ketidakmampuan untuk mendapatkan gairah seksual, tidak menikmati hubungan badan, bahkan tidak terangsang

Apa itu impotensi? Impotensi adalah gagal nya seorang pria untuk mengalami posisi ereksi ataupun posisi Mr P yang tegak dan keras walaupun sudah dirangsang secara seksual atau kecenderungan untuk mempertahankan ereksi dalam waktu yang sangat singkat Akan tetapi masalah impotensi ini adalah masalah cukup umum yang sering dialami oleh pria, namun juga bisa dialami oleh wanita.

Apakah yang Menyebabkan Pria Bisa Mengalami Impotensi?

Diketahui terdapat beberapa faktor penyebab seorang pria mengalami impotensi, termasuk karena gangguan emosional dan fisik.

Menurut The Merck Manual, sekitar 50% pria berusia 40 sampai 70 tahun mulai mengalami beberapa impotensi pada satu waktu atau yang lain, sehingga risiko impotensi meningkat seiring bertambahnya usia. Berikut dibawah ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan impotensi:

Penyakit Endokrin

Ternyata penyakit endokrin seperti penyakit diabetes bisa menyebabkan seseorang mengalami pria mengalami impotensi, karena diabetes mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memanfaatkan hormon insulin.

Diketahui sistem endokrin tubuh menghasilkan hormon yang mengatur berbagai macam hal seperti mengatur metabolisme, fungsi seksual, reproduksi, mood, dan banyak lagi.

Salah satu efek samping yang terkait dengan diabetes kronis adalah kerusakan saraf dimana hal ini dapat mempengaruhi sensasi pada Mr P. Komplikasi lain yang terkait dengan penyakit diabetes adalah gangguan aliran darah dan kadar hormon yang dapat menyebabkan impotensi.
Klik chat

Gangguan Neurologis

Diketahui beberapa gangguan neurologis dapat meningkatkan risiko impotensi pada pria. Karena pada dasarnya kondisi saraf dapat mempengaruhi kemampuan otak untuk berkomunikasi dengan sistem reproduksi sehingga dapat mencegah seseorang pria untuk mengalami ereksi.

Seperti pada penyakit Alzheimer, Parkinson, Multiple sclerosis dan pria yang telah menjalani operasi kelenjar prostat juga bisa mengalami kerusakan saraf yang menyebabkan impotensi.

Meminum Obat Tertentu

Ternyata dengan meminum obat-obatan tertentu bisa mempengaruhi aliran darah, yang bisa menyebabkan seorang pria mengalami impotensi, sehingga ada baiknya jika ingin meminum obat-obatan harus dengan resep dokter.

Terdapat Masalah Pada Jantung

masalah pada jantungTahukah Anda bahwa jika seorang pria mengalami masalah pada kesehatan jantung maka otomatis dapat mempengaruhi kesehatan pada Mr P, karena kondisi yang mempengaruhi jantung dan kemampuan untuk memompa darah dengan baik dapat menyebabkan pria mengalami impotensi, hal tersebut dikarenakan tanpa aliran darah yang cukup ke Mr P seseorang pria tidak bisa mencapai ereksi.

Masalah pada jantung tersebut seperti. Aterosklerosis yaitu suatu kondisi yang menyebabkan pembuluh darah menjadi tersumbat, sehingga menyebabkan impotensi, selain itu kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi (hipertensi) juga dikaitkan dengan peningkatan risiko impotensi.

Faktor Gaya Hidup dan Gangguan Emosional

Diketahui untuk mencapai ereksi maka seorang pria harus terlebih dahulu melalui apa yang dikenal sebagai fase kegembiraan yaitu fase yang bisa menjadi respon emosional. Karena jika seseorang memiliki gangguan emosional maka hal ini mempengaruhi kemampuan untuk menjadi bersemangat secara seksual.

Sehingga ada baiknya Anda menghindari stres, kecemasan sampai depresi karena hal-hal tersebut dikaitkan dengan peningkatan risiko impotensi, selain itu kelelahan yang berhubungan dengan depresi juga bisa menyebabkan impotensi.

Itulah tadi berbagai macam pembahasan mengenai apa itu impotensi dan semoga saja dengan adanya artikel ini Anda dapat mencegah impotensi dari sekarang juga dan misalkan Anda mengalami masalah tersebut maka ada baiknya segera konsultasikan kepada Kami di Klinik Utama Gracia. Klik chat