counter

apa itu pap smearApa Itu Pap Smear?

Pada masa sekarang alat ginekologi semakin canggih termasuk Pap smear, orang awam banyak yang tidak mengetahi alat ini dan banyak orang yang bertanya, “Apa itu Pap Smear?”. Pada artikel Klinik Utama Gracia ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul seperti apa itu pap smear?, apa kegunaan pap smear? dan bagaimana pap smear bekerja?


apa itu pap smear Pap smear bisa juga disebut tes pap, pap smear adalah prosedur untuk menguji kanker serviks pada wanita. Pap smear melibatkan sel yang dikumpulkan dari leher rahim dan diletakkan pada kaca mikroskop.

Mendeteksi kanker serviks dengan pap smear memberi kesempatan yang lebih besar untuk tahap pengobatannya. Pap smear juga dapat mendeteksi perubahan sel-sel leher rahim yang dapat membuat kanker berkembang dikemudian hari.

Mendeteksi sel abnormal lebih dini dengan pap smear adalah langkah pertama dalam menghentikan perkembangan kanker serviks. Pap smear dapat digunakan untuk diagnosis pencegahan penyakit pada leher rahim, setiap hasil tes pap jika terdapat kelainan maka dapat diobati lebih dini untuk pencegahan kanker serviks.

Klik chat

Syarat PAP Smear

  • Tidak boleh sedang haid atau ada perdarahan. Jika ingin melakukan pap smear sebaiknya tiga hari sesudah haid selesai.
  • Dilarang melakukan hubungan seksual walaupun menggunakan kondom sekalipun, minimal tiga hari terhitung 72 jam.
  • Tidak boleh memakai douch, cairan pembersih vagina, sabun sirih atau antiseptik sejenisnya yang dimasukkan ke dalam vagina (bila sekadar untuk membersihkan daerah bagian luar vagina atau untuk cebok diperbolehkan).
  • Tidak sedang hamil. Jika hendak pap smear sebaiknya dilakukan dua atau tiga bulan setelah melahirkan. Pada masa ini, umumnya darah nifas atau cairan pada masa nifas sudah tidak ada. Ibu juga lebih siap untuk melakukan pemeriksaan dalam.

Faktor Resiko Tinggi

apa itu pap smearAda beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko menderita kanker serviks yang dikenal dengan faktor risiko tinggi, yakni perempuan yang telah berhubungan seksual di usia muda (kurang dari usia 21 tahun) atau melahirkan di usia muda, berganti-ganti pasangan seksual, mempunyai banyak anak, perempuan yang merokok atau menjadi perokok pasif. Kesimpulannya, Pap smear penting pada semua perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual terutama yang sudah perah melahirkan. Dilakukan secara rutin minimal 6 bulan – 1 tahun sekali.

Teknik Pengambilan Cairan Untuk PAP Smear

  • Pap smear dilakukan di atas meja ginekologi oleh seorang dokter atau bidan terlatih.
  • Pemeriksaan dalam ini menggunakan alat yang disebut spekulum yang berfungsi untuk membuka liang vagina sehingga mulut rahim tampak.
  • Pemeriksa akan mengambil cairan leher rahim menggunakan suatu alat yang disebut spatula.
  • Cairan dari serviks kemudian dioles pada object glass dan difiksasi dengan cairan khusus  atau dengan Alkohol 95 % lalu dibawa ke laboratorium untuk proses dan membutuhkan waktu sekira 3–7 hari hingga “dibaca” oleh seorang ahli patologi.
  • Kemudian, dari hasil pemeriksaan bisa diketahui apakah sel-sel leher rahim yang tampak itu normal atau sudah menunjukkan tanda-tanda tidak normal.

Tempat Melakukan Tes PAP Smear

apa itu pap smear Pap smear bisa dilakukan oleh dokter kandungan dan bidan terlatih, baik di puskesmas, klinik swasta maupun rumah sakit besar. Selain itu, petugas puskesmas juga melakukan Pap Smear di banjar-banjar setiap bulannya (untuk daerah Bali).

Tindak Lanjut Hasil PAP Smear

  • NEGATIF : artinya tidak ditemukan sel-sel yang berbahaya.
  • DISPLASIA : ditemukan sel yang menunjukkan perubahan sifat yang dapat mengarah ke tingkat yang lebih ganas, untuk itu perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan BIOPSI.
  • POSITIF : ditemukan sel GANAS harus dilakukan BIOPSI untuk memastikan Diagnosa.

Klik chat

Save

Save

Save

Save

Save