counter

penyebab keputihan pada wanitaKeputihan yang terjadi pada wanita terdiri dari dua jenis, yaitu keputihan normal dan juga yang tidak normal atau abnormal. Keputihan yang normal umumnya dialami oleh setiap wanita. Keputihan ini akan keluar dalam bentuk lendir bening, tidak berbau dan juga tidak menyebabkan gatal. Adapula keputihan abnormal yang biasanya memiliki bau tidak sedap, berubah warna dan menyebabkan gatal pada area kewanitaan. Untuk itu perlu diketahui penyebab keputihan pada wanita. Berikut ini adalah beberapa penyebab keputihan pada wanita:

Faktor Alami

Penyebab ini umumnya terjadi pada keputihan normal. Cairan keputihan yang keluar dari vagina menjadi tanda sedang terjadinya masa subur wanita. Biasanya keputihan yang terjadi karena faktor alami akan terjadi sebelum dan juga sesudah menstruasi. Tak perlu khawatir jika keputihan terjadi tanpa bau dan juga tanpa gatal, karena itu adalah suatu hal yang normal. Keputihan jenis ini juga tidak akan mengganggu aktivitas keseharian ataupun berbahaya untuk Anda.

Kebersihan Area Kewanitaan

Merupakan suatu hal yang penting bagi wanita untuk selalu menjaga kebersihan area intimnya, jika tidak maka akan muncul keputihan abnormal yang dapat mengganggu kenyamanan. Area kewanitaan yang sering lembab harus selalu dibersihkan, agar tidak menjadi tempat berkembang biak mikroorganisme penyebab keputihan pada wanita.

Jika tidak dibersihkan dengan teratur, maka akan terjadi keputihan yang memiliki ciri lendir lebih kental dan lengket, berwarna kekuningan ataupun kehijauan, muncul bau tidak sedap dari lendir keputihan dan juga disertai gatal di area kewanitaan.
Klik chat

Stress

Stres bukan hanya dapat menyebabkan keputihan, namun juga berbagai penyakit lainnya. Keputihan bisa saja terjadi jika kondisi psikologis seorang wanita sedang terpengaruh oleh hal-hal yang menyebabkan stres, sehingga kinerja organ di tubuh menjadi tidak optimal. Akhirnya hormon menjadi tidak seimbang dan menyebabkan keputihan.

Jamur

Adanya jamur pada area kewanitaan juga bisa menyebabkan terjadinya keputihan. Gejala yang akan dialami yaitu keluarnya cairan warna putih susu, kental dan juga mengeluarkan bau yang menyengat. Selain itu akan dibarengi dengan rasa gatal di area kewanitaan.

Jamur yang umumnya menginfeksi area kewanitaan dan menyebabkan keputihan yaitu jamur Candidas dan jamur Monilia. Wanita bisa terkena jamur ini ketika kondisi tubuh sedang lemah ataupun pada wanita yang menggunakan pil KB. Biasanya dokter akan memberikan obat anti jamur untuk mengatasi permasalahan ini.

penyebab keputihan

Bakteri

Lembabnya area kewanitaan membuat banyak bakteri mudah untuk menyerang. Keputihan yang disebabkan oleh bakteri umumnya akan lebih encer, berwarna keabuan, berbau amis dan juga disertai gatal. Bakteri yang bisa menyebabkan keputihan pada wanita yaitu bakteri Gardnerella sp yang muncul di area kewanitaan yang lembab.

Parasit

Trichomonas Vaginalis merupakan jenis parasit penyebab keputihan yang muncul karena hubungan seksual yang tidak aman bahkan sering bergonta-ganti pasangan. Keputihan yang terjadi umumnya berbentuk kental, warnanya kekuningan ataupun kehijauan, berbau tidak sedap dan juga berbuih. Biasanya keputihan tidak menimbulkan gatal, namun membuat munculnya nyeri di area kewanitaan.

Virus

Selain jamur, bakteri ataupun parasit, ada juga keputihan yang disebabkan oleh virus. Virus ini umumnya merupakan penyebab berbagai penyakit kelamin seperti herpes ataupun HIV/AIDS. Wanita yang mengalami keputihan karena virus herpes akan merasakan panas seperti terkena air panas di area kewanitaannya. Sedangkan virus HIV/AIDS akan menyebabkan tubuh tidak dapat menghambat terjadinya keputihan karena sistem kekebalan tubuh yang telah hilang. Selain itu ada juga virus Condyloma dengan gejala muncul bintik di area kewanitaan dan keluarnya cairan dengan disertai gatal dan juga bau amis.

Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan tidak normal, sebaiknya segera temui dokter untuk mengetahui diagnosa yang tepat terkait apa penyebab keputihan pada wanita yang Anda alami tersebut.
Klik chat