counter

keputihan berwarna putih susu

Keputihan yang terjadi pada wanita umumnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu keputihan fisiologis dan juga keputihan patologis. Keputihan fisiologis disebut juga dengan keputihan normal, sedangkan patologis adalah keputihan abnormal. Keputihan normal akan memiliki ciri-ciri yaitu berwarna jernih, tidak berbau, dan juga tidak menimbulkan gatal pada area kewanitaan. Permasalahan keputihan yang banyak dirasakan wanita umumnya karena keputihan patologis, salah satunya yaitu keputihan berwarna putih susu. Lalu apakah penyebab dari keputihan berwarna putih susu ini? Dan apakah keputihan patologis berbahaya bagi wanita? Ketahui jawabannya di sini.

Keputihan Berwarna Putih Susu

Keputihan berwarna putih susu adalah jenis keputihan yang disebabkan oleh infeksi jamur. Jamur yang menginfeksi bagian kewanitaan ini disebut candida albicans. Bukan hanya menyebabkan keputihan berwarna putih susu, namun juga mengakibatkan munculnya gatal di area vulva vagina. Selain itu keputihan yang keluar akan kental, berbau tidak sedap, dan juga membuat terjadinya radang di mulut vagina.

Infeksi jamur ini bisa terjadi dengan mudah pada wanita hamil, penderita diabetes, pengguna pil KB, dan juga orang yang daya tahan tubuhnya rendah. Bayi juga bisa tertular keputihan ketika persalinan dari wanita hamil yang mengalami keputihan karena jamur. Hal ini dikarenakan bayi tanpa sengaja menelan cairan tersebut.

Selain itu, ada beberapa penyebab keputihan lainnya, yaitu karena infeksi bakteri, virus, dan juga parasit. Umumnya keputihan yang terjadi adalah jenis keputihan patologis atau keputihan abnormal.

Keputihan karena infeksi bakteri biasanya akan disertai dengan gatal, cairan yang keluar berwarna keabuan, berbuih dan juga mengeluarkan bau amis. Sementara itu keputihan karena virus umumnya disebabkan oleh penyakit kelamin seperti kondiloma, herpes dan juga HIV. Sedangkan keputihan karena parasit menyebabkan keputihan berwarna kuning kehijauan, kental, berbuih, dan juga mengeluarkan bau yang tidak sedap.

keputihan berwarna putih susu

Bahaya Keputihan Patologis

Jenis keputihan patologis yang disebabkan oleh jamur, bakteri, virus ataupun parasit tentunya akan menimbulkan suatu kondisi tertentu. Jika keputihan tersebut karena adanya penyakit kelamin, maka bisa saja jika tidak segera diobati, penyakit kelamin tersebut akan menimbulkan komplikasi lain yang mungkin lebih serius.

Sedangkan jika keputihan patologis dialami oleh ibu hamil, maka bisa saja bahaya akan tertuju pada bayi yang sedang dikandung. Keputihan patologis yang disebabkan karena bakteri penyakit kelamin bisa saja menular pada bayi ketika dilahirkan. Ataupun malah wanita hamil bisa saja mengalami keguguran.

Untuk itu perlu dilakukan penanganan dengan segera jika Anda merasakan adanya gejala keputihan patologis, seperti keputihan berwarna putih susu, kecoklatan, kehijauan, kuning, berbau tidak sedap, menyebabkan gatal, dan juga dengan tekstur yang tidak normal.

Anda juga bisa mencegah terjadinya keputihan patologis dengan cara selalu menjaga kebersihan dan kelembaban area kewanitaan Anda. Bersihkan area kewanitaan dengan menggunakan air bersih, dan hindari pemakaian produk pembersih berbahan kimia, karena bisa membuat bakteri baik yang berada di area kewanitaan hilang dan terganti oleh bakteri jahat penyebab keputihan patologis.

Selain itu jangan lupa untuk selalu melakukan kebiasaan mengeringkan area kewanitaan setelah buang air ataupun setelah dibersihkan. Hal ini penting untuk menjaga agar area kewanitaan tidak lembab dan menjadi tempat berkembang biak jamur ataupun bakteri penyebab keputihan.

Jika Anda mengalami keluhan terkait dengan keputihan ataupun masalah ginekologi lainnya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter Klinik Utama Gracia. Anda juga bisa menggunakan layanan chatting online Klinik Utama Gracia di bawah ini untuk berkonsultasi langsung.
Klik chat