counter

candida albicans adalah

Pernah mendengar tentang jamur candida albicans? Candida albicans adalah sejenis jamur yang bisa menyebabkan terjadinya candidiasis. Candidiasis sendiri merupakan penyakit yang terjadi karena jumlah candida yang berlebihan di dalam tubuh. Sebenarnya candida albicans adalah jamur yang memang sudah ada di dalam tubuh, namun jumlahnya bisa bertambah dengan pesat dan menyebabkan terjadinya infeksi.

Pengertian Candidiasis

Candidiasis ini dapat terjadi pada area-area tertentu seperti kelamin, mulut, kulit, dan juga darah. Berlebihannya jumlah candida albicans adalah penyebab candidiasis yang bisa terjadi karena kondisi seseorang yang memiliki daya tahan tubuh yang buruk, penggunaan antibiotik, penderita diabetes, penderita HIV/AIDS, dan juga pada bayi yang baru lahir.

Jenis Candidiasis

1. Oral Candidiasis

Infeksi candida yang terjadi pada mulut ini bisa dialami oleh bayi, orang yang sudah lanjut usia, pasien kemoterapi, penderita HIV/AIDS dan juga penyakit lainnya yang bisa menurunkan daya tahan tubuh seseorang. Seseorang yang menggunakan steroid juga bisa mengalami oral candidiasis ini.

Gejala yang akan dialami oleh penderita oral candidiasis yaitu munculnya bercak putih di mulut dan lidah, merah pada mukosa mulut, nyeri pada tenggorokan, dan juga kesulitan menelan.

2. Vaginal Candidiasis

Candida albicans adalah jamur yang paling banyak menyerang area kewanitaan, dan disebut dengan vaginal candidiasis atau vaginitis. Hal ini bisa terjadi karena akibat dari penggunaan antibiotik, steroid, dan pil KB. Hal ini juga bisa terjadi di masa kehamilan, menstruasi dan juga menopause.

Gejala yang muncul yaitu terjadinya iritasi di vagina dan sekitarnya, gatal yang hebat di vagina, nyeri, kemerahan, keluarnya keputihan berwarna putih susu dan kental, nyeri ketika buang air kecil, dan juga nyeri ketika berhubungan seksual.

Jika Anda adalah wanita yang mengalami infeksi candida, maka disarankan untuk melakukan pengobatan. Pengobatan juga perlu dilakukan pada pasangan seksual Anda, untuk menghindari terjadinya penyebaran jamur, ataupun infeksi berulang.

candida albicans adalah

3. Ruam Popok

Ruam popok atau iritasi yang terjadi di area genital bayi karena penggunaan popok ini juga disebabkan oleh jamur candida. Hal ini terjadi karena daerah yang dipakaikan popok menjadi lembab, dan munculnya jamur ini.

Gejala yang akan muncul yaitu adanya bercak kemerahan di area yang tertutup popok, dan juga muncul bintil putih berisi cairan dan mudah pecah. Biasanya pengobatan dilakukan dengan pemberian krim anti jamur dan usahakan untuk sering mengganti popok.

4. Cutaneous Candidiasis

Candidiasis jenis ini terjadi pada lipatan kulit yang lembab, seperti ujung kuku, lipatan bawah payudara, ketiak, lipatan paha, dan lipatan lainnya. Gejala yang akan dialami penderita yaitu munculnya gatal dan kemerahan. Di beberapa kasus, penderita juga mengalami kulit yang berubah menjadi pecah-pecah, dan nyeri, melepuh, dan juga muncul bintil-bintil berisi nanah.

5. Candidemia

Candidemia terjadi karena sistem kekebalan tubuh seseorang terus menurun dan membuat terjadinya infeksi jamur yang terus berlanjut. Jamur candida ini juga bisa masuk ke pembuluh darah dan terbawa melalui sirkulasi darah menuju ke organ lain. Seseorang yang bisa mengalami candidemia yaitu pasien yang menggunakan kateter, pasien post-operas, dan juga bayi yang lahir dengan berat badan yang rendah.

Gejala yang akan dialami penderita yaitu demam, menggigil, dan gejala lain tergantung organ mana yang terinfeksi. Organ tubuh lain yang paling sering terinfeksi yaitu otak, ginjal, mata dan juga jantung. Candida akan menjadi sangat berbahaya ketika sudah masuk ke dalam pembuluh darah, karena bisa mengancam nyawa.

Jika Anda mengalami gejala candidiasis tersebut, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter dan lakukan pengobatan yang tepat.
Klik chat