counter

ciri ciri keputihan

Ciri ciri keputihan normal dan abnormal harus diketahui oleh setiap wanita. Mengetahui perbedaan keduanya memang sangat diperlukan agar dapat lebih mewaspadai keberadaan keputihan abnormal yang seringkali menunjukkan adanya kondisi tertentu yang berkaitan dengan kesehatan organ reproduksi wanita. Tidak jarang juga menjadi tanda adanya bahaya yang mengintai. Berikut ini adalah beberapa ciri ciri keputihan normal dan juga abnormal.

Ciri Ciri Keputihan Normal

Keputihan normalnya merupakan sistem dari vagina untuk membersihkan dirinya. Sehingga ketika keputihan keluar, maka sebenarnya vagina sedang membuang mikroorganisme tidak berguna. Selain itu juga keputihan yang keluar menjadi cara vagina untuk menghindarkan diri dari infeksi mikroorganisme jahat.

Umumnya keputihan normal tidak akan berwarna, tidak berbau dan juga muncul di saat-saat tertentu. Keputihan akan muncul saat menjelang menstruasi, menjelang ovulasi, mengonsumsi pil KB, ataupun saat stres. Tak perlu khawatir jika keputihan terjadi pada waktu yang sudah disebutkan di atas, karena hal tersebut wajar dan tidak perlu penanganan tertentu.
Klik chat

Ciri Ciri Keputihan Abnormal

Keputihan abnormal akan terjadi bila ada gangguan pada organ kewanitaan, misalnya penyakit menular seksual, radang panggul, infeksi jamur atau bakteri, pemakaian obat tertentu, dan juga bisa menandakan Anda mengidap kanker serviks. Ada beberapa ciri yang harus Anda ketahui, agar lebih mewaspadai kondisi yang Anda alami.

1. Keputihan Gatal

Keputihan yang tidak mengeluarkan bau, konsistensinya cair, namun gatal, bisa menandakan adanya infeksi klamidia. Penyakit menular seksual lainnya juga bisa menyebabkan gejala ini. Keputihan gatal ini juga biasanya akan muncul bila terjadi infeksi bakteri. Bila bakteri dibiarkan begitu saja, maka akan menyebar hingga ke saluran kemih dan membuat terjadinya peradangan pada saluran kemih.

2. Keputihan Berlebih

Keputihan yang keluar secara berlebih hingga menimbulkan ketidaknyamanan, bisa menjadi tanda bahwa keputihan yang Anda alami adalah keputihan abnormal. Biasanya keputihan yang berlebih ini bisa terjadi bila ada infeksi jamur pada area kewanitaan.

ciri ciri keputihan

3. Keputihan Berwarna

Seperti yang dikatakan sebelumnya, bila keputihan normal tidak akan memiliki warna atau jernih. Namun bila keputihan yang terjadi memiliki warna tertentu, maka bisa menjadi tanda bahwa keputihan tersebut bukan lah suatu hal yang normal. Keputihan berwarna putih terjadi karena adanya infeksi jamur. Keputihan berwarna hijau menandakan infeksi gonore. Dan juga keputihan berwarna keabuan yang menjadi tanda trikomoniasis.

4. Keputihan Berbau

Adanya infeksi bakteri, jamur ataupun parasit pada area kewanitaan menyebabkan keputihan yang terjadi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Bau ini bisa terasa seperti bau busuk, ataupun bau amis. Normalnya keputihan yang terjadi tidak akan mengeluarkan bau yang mengganggu.

5. Keputihan Beserta Demam

Bila keputihan yang Anda alami sudah disertai demam, maka bisa jadi infeksi sudah mempengaruhi sistem tubuh. Pemeriksaan sampel cairan vagina di laboratorium umumnya akan dilakukan untuk memastikan penyebab infeksi tersebut.

Ciri ciri keputihan normal dan abnormal di atas harus diketahui oleh para wanita. Karena ini bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang mengalami kondisi tertentu yang mungkin membutuhkan penanganan segera. Bila hal ini dibiarkan, bisa saja infeksi menyebabkan dampak yang lebih serius pada organ kewanitaan Anda.

Bila permasalahan keputihan abnormal mengganggu keseharian Anda, dan harus segera mendapatkan penanganan, Anda dapat berkonsultasi pada staf medis ataupun dokter Klinik Utama Gracia. Memeriksakan kondisi yang Anda alami secara lebih dini akan menghindarkan dari kemungkinan kondisi yang lebih buruk.
Klik chat