counter

penyebab penyakit gonorrhea

Gonorrhea atau kencing nanah merupakan salah satu penyakit menular seksual yang bisa terjadi pada pria ataupun wanita. Penyebab penyakit gonorrhea adalah bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae yang juga bisa menular melalui hubungan seksual. Bakteri gonore ini bisa menginfeksi vagina, penis, dubur, selaput lendir mata dan juga tenggorokan.

Gejala Gonorrhea Pada Pria

Banyak penderita pria yang tidak menyadari adanya gejala yang menunjukkan dirinya terkena gonore, karena gejala yang tidak terlalu terlihat. Namun gejala yang umum dirasakan pria penderita gonore yaitu merasa panas seperti terbakar ketika buang air kecil. Gejala lainnya yaitu sering buang air kecil, keluar cairan berwarna putih dari penis, bengkak dan juga kemerahan di bukaan penis, bengkak dan nyeri di testis, dan juga sakit tenggorokan dalam jangka waktu yang lama.

Gejala Gonorrhea Pada Wanita

Pada beberapa kasus gonore pada wanita, gejala umumnya sulit diidentifikasi karena adanya kemiripan dengan infeksi lainnya. Gejala yang mungkin muncul yaitu keluarnya cairan dari vagina, nyeri dan terasa panas ketika buang air kecil, sering buang air kecil, muncul bercak darah atau terjadi pendarahan ketika tidak menstruasi, nyeri saat melakukan hubungan seksual, nyeri di perut bagian bawah dan panggul, bengkak pada vulva, tenggorokan terasa terbakar, dan demam.

Faktor Penyebab Penyakit Gonorrhea

1. Kuman dan Bakteri

Lingkungan yang kotor memang sudah pasti menjadi sarang kuman dan bakteri, hal ini bisa menjadi salah satu faktor penyebab penyakit gonorrhea. Untuk itu, kita harus menjaga kebersihan alat kelamin untuk menghindari berkembang biaknya kuman dan juga bakteri yang bisa menyebabkan berbagai penyakit.

2. Seks Bebas

Seks bebas juga bisa menyebabkan gonore pada pria ataupun wanita. Apalagi dilakukan tanpa menggunakan kondom, maka bisa saja banyak penyakit menular seksual lainnya yang akan menginfeksi.

penyakit gonorrhea

Diagnosis Gonorrhea

Diagnosis dilakukan oleh dokter dengan menganalisa sampe sel yang diperoleh dari tes urine. Hal ini diperlukan untuk membantu mengidentifikasi bakteri yang berada di dalam uretra Anda. Tes juga dilakukan pada tenggorokan, vagina, rektum dan uretra, untuk mengetahui apakah ada bakteri. Kemudian sampel diuji di laboratorium.

Pengobatan Gonorrhea

Untuk mengobati gonore, dokter akan memberikan obat antibiotik dalam bentuk oral ataupun injeksi. Pengobatan gonore juga harus dilakukan pada pasangan seksual penderita agar menghindari penyebaran gonore.

Jika kondisi tidak membaik, maka dokter akan memberikan suntikan antibiotik yang lebih kuat untuk mengatasinya. Jika Anda mengalami gonore ketika hamil dan akan melahirkan, maka bayi Anda harus diberikan pengobatan langsung setelah lahir untuk mencegah penularan infeksi. Jika terinfeksi, bayi bisa mengalami gangguan penglihatan bahkan kebutaan.

Jika gonore tidak segera diobati maka bisa menyebabkan komplikasi penyakit lain. Pada wanita, gonore yang tidak terobati bisa menyebabkan terjadinya radang panggul yang bisa merusak tuba fallopi. Hal ini bisa menyebabkan ketidaksuburan dan resiko mengalami kehamilan ektopik.

Sementara pada pria, gonore yang tidak diobati bisa menyebabkan epididimis atau sakit di testis yang bisa menyebabkan kemandulan. Lama kelamaan, gonore juga bisa menyebabkan permasalahan pada prostat, dan luka di uretra yang membuat pria sulit buang air kecil.

Itulah penjelasan mengenai gejala gonorrhea, faktor penyebab penyakit gonorrhea dan juga pengobatan yang bisa dilakukan. Segera periksakan diri Anda jika Anda mengalami gejala-gejala gonore ataupun telah melakukan aktivitas seksual yang berisiko. Hal ini diperlukan agar diagnosa cepat dilakukan, dan pengobatan bisa diberikan. Semoga artikel di atas bermanfaat.

Klik chat