counter

akibat keputihan

Keputihan yang dialami wanita terdiri dari dua jenis, keputihan fisiologis dan patologis. Keputihan fisiologis merupakan keputihan normal terjadi, sedangkan keputihan patologis adalah keputihan abnormal. Sebagai wanita, Anda harus mengetahui mana saja keputihan yang normal dan abnormal. Lalu apa saja akibat keputihan yang abnormal. Berikut ini penjelasannya.

Keputihan Normal

Keputihan fisiologis atau keputihan normal akan terjadi dengan ciri tidak berwarna, tidak berbau dan tidak menyebabkan gatal. Biasanya keputihan ini akan terjadi pada saat-saat tertentu yaitu:

1. Gairah Seksual

Cairan jernih ataupun keruh biasanya akan dikeluarkan vagina saat merasakan tingginya gairah seksual. Cairan tersebut berguna untuk menjadi pelumas saat melakukan hubungan seksual, sehingga vagina tidak kering dan hubungan seksual lebih mudah.

2. Masa Ovulasi

Ketika wanita mengalami masa ovulasi dimana ovarium melepas sel telur menuju tuba fallopi yang akan bersiap untuk dibuahi, maka bagian kelenjar serviks akan mengeluarkan cairan atau lendir. Lendir tersebut berguna agar sperma dapat menemukan sel telur. Keputihan sendiri akan keluar secara berlebihan saat dua minggu setelah wanita mengalami menstruasi hari pertama. Hal ini dapat membuat kemungkinan terjadinya kehamilan juga semakin meningkat.

3. Hormon Progesteron Yang Tidak Seimbang

Bila wanita mengonsumsi kontrasepsi oral yang mengandung progesteron, maka akan terjadi ketidakseimbangan progesteron dimana kadarnya akan melonjak. Hal ini akan membuat keputihan yang keluar meningkat.
Klik chat

Keputihan Abnormal

Keputihan jenis ini dapat terjadi bila adanya gangguan pada area kewanitaan. Berikut adalah penyebab keputihan abnormal:

1. Penyakit Menular Seksual

Infeksi penyakit menular seksual seperti gonore atau klamidia bisa menyebabkan terjadinya keputihan abnormal. Keputihan yang terjadi akan memiliki ciri seperti berwarna kuning, mengeluarkan bau busuk dan juga disertai gatal.

2. Infeksi Jamur

Saat area kewanitaan mengalami infeksi jamur, maka keputihan akan terjadi secara berlebihan, konsistensinya kental, berwarna putih, dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Selain itu, keputihan karena jamur akan menimbulkan rasa gatal.

3. Infeksi Bakteri

Ketidakseimbangan bakteri pada area kewanitaan disebut juga sebagai vaginosis bakteri. Kondisi ini akan menyebabkan keputihan terjadi secara berlebihan, berwarna abu-abu, dan mengeluarkan bau amis. Selain itu, wanita juga akan merasakan sensasi terbakar ataupun gatal pada vagina.

akibat keputihan

Akibat Keputihan Abnormal

Jika keputihan abnormal dibiarkan tanpa penanganan, maka akan menyebabkan munculnya akibat keputihan berikut ini:

1. Rentan Mengalami Penyakit Kelamin

Infeksi kuman, jamur ataupun bakteri yang menyebabkan terjadinya keputihan abnormal merupakan tanda bahwa kesehatan area kewanitaan tidak dijaga dengan baik. Hal ini juga dapat memicu munculnya bakteri klamidia, candida, ataupun parasit trikomoniasis yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit kelamin.

2. Penurunan Hormon

Keputihan abnormal yang cenderung berlebihan akan membuat vagina menjadi lebih asam, dan berbau amis, yang menyebabkan hormon kewanitaan menjadi menurun. Penurunan hormon ini dapat membuat wanita menjadi gampang stres dan juga malas untuk beraktivitas.

3. Ketidaknyamanan Saat Melakukan Hubungan Seksual

Keputihan berlebihan yang terjadi akan membuat terjadinya iritasi dan peradangan saat terjadi penetrasi dimana akan terjadi gesekan dan juga gerakan. Peradangan yang semakin menyebar akan mengganggu dan juga membahayakan organ reproduksi yang lain. Hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri dan keluarnya bercak darah saat melakukan hubungan seksual.

4. Gangguan Pada Kehamilan Dan Janin

Bila wanita hamil mengalami keputihan, maka dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kehamilan, seperti misalnya bayi dapat lahir prematur. Selain itu, bayi juga dapat tertular keputihan, bahkan sampai terjadi kematian pada janin.

Bila gejala keputihan abnormal di atas sering atau pernah Anda alami, maka segera periksakan diri ke Klinik Utama Gracia.

Klik chat