counter

cara mengobati sipilis

Salah satu penyakit kelamin yang bisa menyerang pria dan juga wanita adalah sipilis. Sipilis umumnya dikenal dengan nama raja singa. Penyebab sipilis yaitu bakteri bernama Treponema pallidum yang menular melalui hubungan seksual dengan penderita. Sipilis bisa berbahaya untuk tubuh jika tidak diobati. Untuk itu, Anda harus mengetahui cara mengobati sipilis.

Adapun beberapa aktivitas seks yang umumnya akan menularkan bakteri sipilis, yaitu seks anal dan juga seks oral. Seks anal merupakan salah satu penyebab sipilis yang bisa terjadi karena melalukan penetrasi melalui anus. Akan ada banyak bakteri di anus yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit kelamin, salah satunya sipilis. Selain itu, aktivitas seks oral juga bisa memicu terjadinya sipilis. Tanda seseorang mengalami penyakit ini karena seks oral adalah dengan munculnya luka di bibir, mulut, lidah dan juga tenggorokan.

Sebelum mengetahui cara mengobati sipilis, sebaiknya Anda ketahui dulu cara untuk mendiagnosis penyakit ini. Setelah diagnosis sudah dilakukan, baru lah pengobatan bisa dilakukan.

Diagnosis Sipilis

1. Tes Darah

Pemeriksaan atau tes yang bisa dilakukan untuk mendiagnosa adanya sipilis atau tidak adalah dengan melakukan tes darah, khususnya tes darah antibody. Tes darah ini dilakukan untuk melihat ada atau tidak antibody di tubuh yang bisa melawan infeksi bakteri sipilis.

2. Pemeriksaan Luka

Pada tahapan awal sipilis umumnya penderita akan mengalami luka di bagian tubuh yang terinfeksi bakteri, misalnya alat kelamin, mulut, tenggorokan atau anus. Dokter akan memeriksa luka tersebut untuk mengetahui sudah pada tahap manakah sipilis yang Anda alami.

cara mengobati sipilis

Cara Mengobati Sipilis

Penderita sipilis pada tahapan primer dan sekunder, pengobatan yang akan diberikan dokter yaitu penisilin yang biasanya akan diberikan melalui suntikan. Namun jika Anda mempunyai alergi pada penisilin, dokter akan memberikan antibiotik lain.

Penisilin ini akan diberikan setelah Anda melakukan tes darah dan hasilnya positif sipilis. Jumlah dari antibiotik yang diberikan tergantung pada tahapan penyakit yang Anda alami. Penisilin akan bekerja dengan menghancurkan bakteri penyebab sipilis.

Pada penderita di tahapan tersier, dokter akan memberi antibiotik melalui infus untuk menghentikan infeksi yang terjadi pada tubuh. Namun pengobatan yang dilakukan ini sudah tidak bisa memperbaiki kerusakan yang terjadi karena sipilis. Umumnya pengobatan juga akan memakan waktu yang lebih lama.

Jika penderita adalah wanita hamil, maka dokter akan memberi antibiotik yang tidak mempengaruhi bayi yang dikandung. Sifilis kongenital atau sifilis yang terjadi pada bayi karena diteruskan dari ibu yang merupakan penderita, bisa dicegah dengan pengobatan yang dilakukan setelah memasuki minggu ke-16 hingga ke-18 masa kehamilan. Hal ini bertujuan untuk menyembuhkan infeksi dan juga menghentikan kerusakan yang bisa terjadi pada bayi.

Selama masa pengobatan, sebaiknya jangan dulu melakukan hubungan seksual sampai seluruh chancre atau luka di tubuh sembuh, dan juga sampai dokter mengatakan bahwa Anda sudah aman untuk kembali melakukan hubungan seksual.

Umumnya pengobatan juga perlu dilakukan pada pasangan seksual Anda, walaupun tidak ada gejala yang terlihat, atau bahkan ada gejala yang dialami. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya infeksi kembali.

Biasanya akan dilakukan tes darah setelah 6 sampai 12 bulan sejak antibiotik diberikan untuk tindak lanjut memastikan apakah infeksi sudah sembuh.

Itulah penjelasan mengenai sipilis dan juga cara mengobati sipilis. Segera lakukan pengobatan jika Anda mengalami sipilis, agar tidak berakibat pada kondisi kesehatan yang lebih serius. Anda juga bisa berkonsultasi melalui layanan chatting online Klinik Utama Gracia di bawah ini secara gratis.
Klik chat