counter

kutil kemaluan

Kondiloma akuminata atau kutil kemaluan merupakan munculnya daging tumbuh pada area kelamin pria ataupun wanita yang termasuk dalam salah satu penyakit menular seksual. Penyebabnya adalah sebuah virus bernama human papillomavirus atau HPV yang memang sangat berbahaya karena juga bisa menyebabkan kanker seperti kanker serviks. Pria dan wanita yang sudah aktif secara seksual sangat rentan terinfeksi virus HPV ini.

Gejala

Terkadang penderita kutil kemaluan tidak merasakan timbulnya kutil selama beberapa minggu setelah terinfeksi virus HPV. Kutil juga terkadang tidak terlihat oleh mata, karena tempat tumbuhnya yang berada di dalam area kelamin atau anus. Bentuk kutil yang tumbuh seperti daging yang kecil dengan warna kemerahan. Permukaan kutil akan terlihat seperti kembang kol. Biasanya kutil akan tumbuh secara berkelompok ataupun satu.

Pada pria, kutil biasanya tumbuh pada penis, skrotum, lipatan paha, paha dan juga area sekitar atau dalam anus. Sedangkan pada wanita, kutil bisa tumbuh di bagian dalam vagina ataupun anus, permukaan vagina ataupun anus, dan juga leher rahim. Selain area kelamin dan anus, kutil dapat juga tumbuh di area mulut, bibir, lidah ataupun tenggorokan bila sebelumnya Anda pernah melakukan oral seks dengan penderita.

Klik chat

Walaupun tidak terlihat tumbuhnya kutil pada area-area tersebut, Anda bisa saja merasakan gejala lain seperti terjadinya keputihan, terasa gatal, mengalami pendarahan dan juga terasa terbakar pada area kelamin atau anus. Kutil yang tumbuh dengan ukuran yang besar dan menyebar dapat menyebabkan penderita merasa tidak nyaman dan sakit.

Cara Diagnosis

Pemeriksaan fisik akan dilakukan pada area dimana kutil kemaluan diduga tumbuh. Namun bila kutil berada di bagian dalam, pemeriksaan lain akan dilakukan. Dokter juga bisa menerapkan larutan asam ringan untuk membantu menampakkan kutil yang tidak terlalu terlihat.

Pada penderita wanita, maka akan dilengkapi dengan pemeriksaan pap smear untuk mendeteksi keberadaan HPV dari sampel cairan yang berasal dari serviks. Cara ini juga dapat membantu melihat apakah ada perubahan yang abnormal terkait kanker.

Dokter umumnya juga akan menanyakan riwayat kesehatan dan sejarah seksual Anda, dan juga gejala-gejala yang sudah Anda alami. Tes DNA juga kemungkinan akan dilakukan untuk memastikan jenis HPV yang menginfeksi.

<a href="https://goo.gl/aQPoQL" target="_blank" rel="nofollow"><img class="aligncenter size-full wp-image-2161" src="http://www.klinikgracia.net/wp-content/uploads/2017/07/klik-konsultasi-1.gif" alt="Klik chat" width="463" height="164" /></a>

Pengobatan

Pengobatan kutil kemaluan akan ditentukan berdasarkan kondisi kutil yang Anda alami. Kutil yang sedikit dan belum menyebar umumnya dapat diatasi dengan pemberian obat topikal atau obat oles untuk kutil kelamin. Namun bila pemberian obat tersebut tidak membawa perubahan, dan kutil kelamin dalam kondisi yang sudah menyebar, maka prosedur ablasi bisa dilakukan. Prosedur ini dapat dilakukan sesuai dengan kondisi kutil. Prosedur ablasi sendiri terdiri dari banyak metode seperti eksisi, bedah listrik, cryotherapy, ataupun bedah laser.

Bila menemukan adanya pertumbuhan kutil, sebaiknya Anda tidak melakukan hubungan seksual terlebih dulu sampai kutil hilang atau sembuh. Penularan virus akan sangat mudah terjadi bila melakukan hubungan seksual dalam keadaan terdapatnya kutil. Karena kutil bisa saja sewaktu-waktu tergesek dan pecah, sehingga infeksi akan menyebar bahkan menular pada pasangan.

Akan lebih baik bila Anda memeriksakan kondisi Anda bila dirasa ada pertumbuhan kutil, atau diduga Anda terinfeksi virus HPV ini. Pemeriksaan yang segera dilakukan bisa membuat kutil cepat hilang dan sembuh.

Konsultasikan permasalahan yang Anda alami pada staf medis Klinik Utama Gracia melalui layanan chatting online pada halaman ini. Ataupun datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk memeriksakan kondisi yang Anda alami.
Klik chat