counter

letak selaput dara wanitaHingga saat ini perbincangan mengenai selaput dara tidak pernah berhenti. Apa lagi bagi mereka yang masih penasaran apakah selaput dara itu benar sebagai tanda keperawanan seorang wanita atau bukan, dan juga masih banyak orang yang mencari tahu dimana letak selaput dara wanita.

Rasa penasaran itu pun tak pernah berhenti. Sampai-sampai ada yang mengatakan bahwa selaput dara merupakan pertanda seorang wanita masih perawan atau tidak. Sebenarnya hal ini adalah salah besar, selaput dara tidak dapat dijadikan tanda sebagai keperawanan seorang wanita.

Selaput dara merupakan lapisan kulit yang menutupi lubang vagina. Selaput dara ini terbentuk pada janin wanita ketika usia tiga hingga empat bulan kehamilan, selaput dara mulai terbentuk. Selaput dara memang bisa rusak atau robek ketika melakukan hubungan seksual.

Lalu Dimanakah Letak Selaput Dara Wanita Sebenarnya?

Banyak orang yang menyangka bahwa selaput dara itu berada dibagian luar vagina. Padahal tidak. Selaput dara berada dibagian dalam vagina. Jika anda masih penasaran mungkin jawaban ini bisa membuat anda puas mengenai keberadaan selaput dara tersebut.

Selaput dara wanita terletak diantara dua vulva. Hal yang harus anda ketahui, selaput dara tidak benar-benar menutupi lubang vagina. Karena diantara selaput dara tersebut akan menjadi lokasi untuk keluarnya darah menstruasi.

Dimana selaput dara terletak dibagian pinggir vagina, sehingga tidak benar-benar menutupi lubang vagina secara utuh. Apabila ketika anda melakukan hubungan seksual pertama kali, dan selaput dara tidak menggeluarkan bercak darah, bisa saja hal itu terjadi karena elastisitas selaput dara atau selaput dara sudah robek dari aktivitas lainnya.

Klik chat

Selaput Dara Robek?

Masih melekatnya budaya lokal pada masyarakat mengenai selaput dara menjadikan selaput dara sebagai hal yang sakral bagi setiap wanita dan beberapa kalangan. Mereka menganggap, selaput dara masih menjadi tanda keperawanan seorang wanita. Padahal selaput dara tidak bisa dijadikan sebagai salah satu ukuran untuk tanda keperawanan seseorang.

Selaput dara robek bukan hanya dikarenakan aktivitas seksual. Namun terdapat beberapa aktivitas lainnya yang bisa membuat selaput dara tersebut menjadi robek, seperti olahraga berat, bersepeda, berkuda, kecelakaan, masturbasi, dan penggunaan alat medis yang dimasukkan ke dalam vagina pun bisa menjadikan selaput dara robek.

Bentuk Selaput Dara Wanita Berbeda-beda

Meskipun letak selaput dara wanita berada di tempat yang sama. Namun selaput dara wanita sebenarnya memiliki fleksibiltas dan elastilitas yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan oleh berbagai tingkatan elastisitasnya.

Elastisitas selaput dara terbentuk sesuai dengan kadar hormon yang ada pada diri si wanita tersebut. Tetapi bentuk dari selaput dara ini hampir sama seperti sabit. Saking elastisnya selaput dara, terkadang selaput dara juga tidak akan robek meskipun sudah melakukan hubungan seksual.

Hal ini dikarenakan, selaput dara bisa saja utuh ketika pasangan anda bisa melakukan foreplay dengan cara yang baik dan membuat anda nyaman ketika berhubungan seksual. Karena saat itu, kadar pelumas alami yang keluar dari vagina bisa membuat penis sangat licin dan tidak membuat selaput dara menjadi robek.

Selain itu, bentuk selaput dara berbeda-beda, seperti bentuk annular, Imperforata, microperforate, dan selaput dara bentuk septate. Itulah empat bentuk selaput dara yang umumnya dimiliki wanita di dunia. Tidak semua wanita memiliki selaput dara yang sama.

Banyak yang menganggap jika pertama kali melakukan hubungan seksual. Maka selaput dara itu akan robek dan vagina akan menggeluarkan darah. Pernyataan tersebut sebenarnya pernyataan yang salah dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga anda harus mengetahui lebih jauh mengenai selaput dara.

Klik chat