counter

syarat pap smear

Apa itu pap smear? Mungkin sudah banyak yang mendengarnya, namun belum banyak yang mengetahui bahkan sadar bahwa pap smear penting untuk dilakukan. Pap smear merupakan prosedur untuk melihat kemungkinan terjadinya keabnormalan sel yang bisa mengarah pada penyakit tertentu terutama kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV. Selain itu adapula syarat pap smear, beserta manfaatnya yang harus Anda ketahui.

Kapan Pap Smear Dilakukan?

Pap smear boleh dilakukan pada wanita yang sudah menikah ataupun yang sudah aktif secara seksual. Jadi bagi wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seksual, ada baiknya melakukan tes pap smear minimal 1 tahun sekali.

Umumnya pemeriksaan ini bisa dilakukan sekitar 2 atau 3 tahun sekali, jika pada pemeriksaan pap smear pertama tidak ditemukan adanya keabnormalan sel. Namun pemeriksaan ini akan lebih sering dilakukan pada orang-orang tertentu seperti penderita HIV, pernah didiagnosis mengidap sel pra kanker, memiliki riwayat kanker serviks, dan juga orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah karena melakukan transplantasi organ atau tindakan medis lainnya.

Pada wanita usia 60 tahun ke atas, boleh tidak melakukan pap smear lagi jika tes pap smear selama dua tahun berturut-turut sebelumnya menunjukkan hasil yang normal.

Bagaimana Pap Smear Dilakukan?

Jika Anda akan melakukan tes pap smear ini, maka dokter akan meminta Anda untuk berbaring dengan posisi kedua kaki dibuka lebar dan lutut ditekuk. Lalu dokter akan memasukkan spekulum ke vagina guna membuka liang vagina, kemudian dimasukkan semacam sikat halus bernama spatula untuk mengambil sampel sel pada leher rahim. Sample tersebut nantinya akan diuji untuk mengetahui apakah ada keabnormalan sel yang terkait dengan kanker serviks.

syarat pap smear

Apa Manfaat Pap Smear?

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengamati dan juga mengetahui apakah ada sel abnormal yang bisa menjadi kanker, dalam hal ini adalah kanker serviks. Kanker serviks sendiri merupakan penyakit mematikan. Untuk itu, jika dilakukan pap smear, kemudian ditemukan adanya sel abnormal yang akan menjadi kanker serviks, maka Anda bisa melakukan pengobatan lebih dini. Karena kebanyakan penderita kanker serviks mengetahui bahwa dirinya menderita penyakit tersebut ketika sel kanker sudah semakin ganas dan memasuki stadium lanjut, sehingga pengobatan pun akan lebih sulit dilakukan.

Apa Syarat Pap Smear?

Pemeriksaan ini sangat penting untuk dilakukan, oleh karena itu akan ada beberapa syarat pap smear yang harus diperhatikan oleh wanita yang akan melakukan pemeriksaan ini. Syarat pap smear tersebut adalah:

  • Bagi Anda yang ingin melakukan pap smear, namun sedang menstruasi, biasanya dokter akan melakukan penjadwalan ulang untuk pemeriksaan Anda. Anda bisa melakukan pemeriksaan ini setelah 3 atau 4 hari menstruasi selesai.
  • Pada wanita hamil, tidak bisa dilakukan pemeriksaan pap smear. Maka wanita hamil akan disarankan melakukan tes ini setelah 3 sampai 4 bulan setelah melahirkan.
  • Anda akan dilarang untuk melakukan hubungan seksual dengan pasangan 3 hari sebelum melakukan pap smear.
  • Hindari menggunakan produk pembersih vagina, tampon ataupun benda apapun pada vagina 3 hari sebelum pap smear.
  • Jika Anda sedang mengalami keputihan berat ataupun penyakit lain seperti penyakit menular seksual, sebaiknya jangan melakukan pap smear dulu. Lakukan pengobatan dan penanganan pada kondisi Anda tersebut, baru Anda bisa melakukan pap smear.

Itulah beberapa hal yang harus diketahui terkait dengan pemeriksaan pap smear yang penting untuk kesehatan wanita. Sebaiknya lakukan pemeriksaan ini sedini mungkin untuk mengurangi kemungkinan Anda mengalami kanker serviks. Atau Anda juga bisa melakukan konsultasi terlebih dulu dengan tenaga medis Klinik Utama Gracia melalui layanan chatting online di bawah ini.
Klik chat