counter

penyakit herpes pada wanita

Penyakit menular seksual bisa terjadi pada pria maupun wanita, salah satunya adalah penyakit herpes. Namun penyakit herpes pada wanita adalah yang umum ditemukan. Untuk itu, para wanita harus mewaspadai keberadaan penyakit menular seksual satu ini, dan juga melakukan pencegahan agar tidak tertular penyakit herpes.

Herpes yang termasuk dalam penyakit menular seksual adalah herpes labialis dan juga herpes genitalis. Keduanya akan sangat mudah menular bila seseorang melakukan kontak seksual dengan penderita. Berikut ini adalah penjelasan mengenai penyakit herpes pada wanita.

Penyebab Herpes

Herpes labialis dan herpes genitalis dapat terjadi disebabkan oleh herpes simplex virus atau HSV. HSV sendiri memiliki dua jenis, yaitu HSV-1 dan HSV-2, dimana HSV-1 adalah penyebab herpes labialis, sedangkan HSV-2 adalah penyebab herpes genitalis. Namun keduanya amat berkaitan, sehingga HSV-1 pun dapat menyebabkan seseorang mengalami herpes genitalis. Hal ini terjadi ketika seseorang melakukan oral seks dengan penderita yang memiliki herpes labialis, dan menyebabkan terjadinya herpes genitalis.

Setelah mengetahui jenis penyakit menular seksual herpes di atas, berikut ini adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui terkait herpes genital yang merupakan penyakit herpes pada wanita yang umum ditemui.
Klik chat

Ciri Herpes Genitalis

Herpes genitalis atau yang biasa juga disebut dengan herpes kelamin ini sering menyerang wanita namun tanpa ada gejala yang muncul. Hal ini membuat terabaikannya keberadaan penyakit ini. Namun ada juga penderita yang mengalami gejala tertentu, yang bisa menjadi tanda adanya infeksi virus herpes simplex.

  1. Benjolan di alat kelamin. Pada wanita, benjolan ini dapat muncul pada bagian vagina bagian luar, bagian dalam dan juga anus.
  2. Gatal. Benjolan yang tumbuh pada kelamin dan anus dapat disertai rasa gatal. Gatal ini juga akan terasa pada area sekitar benjolan tumbuh. Bahkan gatal ini dapat mengganggu keseharian penderita.
  3. Keputihan abnormal. Keputihan yang akan dialami oleh penderita herpes genital ini akan bertekstur lengket, mengeluarkan bau tidak sedap, dan keputihan berwarna kekuningan.
  4. Nyeri saat buang air kecil. Penderita herpes genital juga akan mengalami nyeri atau sakit saat buang air kecil. Hal ini umumnya dipicu oleh luka melepuh yang berada pada area kelamin.
  5. Flu. Gejala herpes genitalis yang juga akan muncul adalah gejala flu seperti batuk dan juga pilek.
  6. Demam. Demam umumnya akan terjadi bila adanya infeksi yang terjadi, salah satunya adalah infeksi virus herpes simplex tersebut.

Gejala-gejala di atas dapat hilang dan muncul kembali selama bertahun-tahun. Umumnya kekambuhan yang terjadi dipicu oleh sistem ketahanan tubuh yang menurun, seperti ketika sedang sakit, ataupun menstruasi. Namun gejala yang akan muncul ketika kambuh tidak akan separah gejala ketika awal terinfeksi herpes.

Pengobatan Herpes Genital

Herpes genital belum memiliki obat yang dapat menyembuhkan atau menghilangkan infeksi virus di dalam tubuh. Sehingga penderita yang pernah terinfeksi HSV, maka akan memiliki virus ini selamanya. Namun pengobatan akan diberikan berupa obat antivirus, dimana bertujuan untuk mempercepat penyembuhan, menurunkan frekuensi kemungkinan kambuh, mengurangi tingkat keparahan gejala yang muncul, dan juga mengurangi kemungkinan penularan herpes pada orang lain.

Agar terhindar dari penyakit herpes genitalis ataupun penyakit menular seksual lainnya, maka Anda dapat menghindari aktivitas seksual berisiko seperti berganti-ganti pasangan seksual, ataupun tidak menggunakan kondom saat melakukan hubungan seksual.

Pengobatan yang dilakukan segera pada penderita herpes genitalis, akan mempercepat proses kesembuhan. Untuk itu, segera periksakan diri Anda pada Klinik Utama Gracia. Ataupun melakukan konsultasi online terlebih dahulu.
Klik chat