counter

penyakit keputihan pada wanita

Permasalahan keputihan merupakan hal yang sering terjadi pada semua wanita di dunia. Karena sering terjadi oleh semua wanita, membuat para wanita menyepelekan masalah keputihan ini. Ini semua terjadi karena wanita tidak mengetahui informasi serta pengetahuan yang belum cukup terhadap hal ini.

Penyakit keputihan pada wanita umumnya teralami kepada wanita yang sedang hamil, hal ini terjadi akibat adanya perubahan hormon dan salah satu efek dari perubahan hormon tersebut adalah meningkatnya produksi cairan oleh vagina.

Terdapat dua jenis penyakit keputihan pada wanita yaitu keputihan yang bersifat fisiologis dan keputihan yang bersifat patologis.

Keputihan Fisiologis

Jenis keputihan ini umumnya terjadi pada masa-masa subur, dan biasanya terjadi saat sesudah dan sebelum siklus menstruasi. Kondisi yang terjadi pada masa-masa itu adalah seringnya terdapat lendir yang berlebih tanpa rasa gatal dan tidak berbau, dan hal itu adalah kejadian yang normal terjadi. Keputihan jenis ini tidak berpengaruh terhadap kondisi janin secara langsung, sebab adanya selaput ketuban yang melindungi janin.

Keputihan jenis ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • Cairan yang keluar berwarna krem atau bening
  • Cairan yang keluar tidak berbau
  • Cairan keputihan yang keluar berbentuk encer
  • Jumlah cairan yang keluar sedikit

Keputihan Patologis

Keputihan jenis juga merupakan salah satu penyebab keputihan pada wanita yang dan dapat dikatakan sebagai keputihan yang tidak normal. Keputihan patologis sendiri sudah termasuk kedalam kategori penyakit, karena dapat menyebabkan berbagai efek bagi kesehatan wanita khususnya daerah kewanitaannya.

Keputihan patologis terjadi akibat adanya infeksi yang akan menyebabkan meningkatnya resiko bayi lahir prematur pada wanita hamil dan bayi yang dikandungnya pun dapat terinfeksi. Bayi yang terkena penyakit ini, akan mengalami gangguan pencernaan dan gangguan pernapasan bahkan dapat menyebabkan kematian pada sang bayi.

Klik chat

Keputihan jenis ini mempunyai ciri-ciri yaitu:

  1. Cairan yang keluar mempunyai warna putih seperti susu atau berwarna kuning atau hijau
  2. Cairan yang keluar bersifat kental
  3. Cairannya menyebabkan rasa gatal
  4. Cairan yang keluar mempunyai bau yang tidak sedap
  5. Jumlah cairan yang keluar sangat banyak
  6. Biasanya akan menyisakan bercak-bercak pada celana dalam.

Untuk itu sangat disarankan bagi para wanita untuk selalu menjaga kebersihan organ intim Anda, sebab hal itu dapat menghindarkan Anda dari penyakit keputihan. Ada beberapa hal yang dapat mencegah Anda dari keputihan antara lain:

  • Selalu bersihkan organ intim Anda, bersihkan dengan menggunakan pembersih yang tidak mengganggu kestabilan pH pada daerah vagina Anda.
  • Keringkanlah vagina Anda setelah mandi, atau setelah buang air besar atau buang air kecil
  • Pakailah pakaian dalam yang kering
  • Jangan menggunakan bedak atau bubuk yang bertujuan untuk membuat vagina Anda harum atau kering, sebab hal ini malah dapat mengundang datangnya jamur karena sifat molekul dari bedak atau bubuk yang sangat kecil dan halus, sehingga sangat sulit untuk dibersihkan.
  • Gunakan celana dalam yang terbuat dari bahan katun yang mudah menyerap keringat
  • Gunakan selalu celana dalam yang longgar agar sirkulasi di daerah kewanitaan tidak terganggu
  • Sering-seringlah mengganti pembalut saat periode menstruasi
  • Jika Anda mengalami strees, ada baiknya Anda mengambil waktu libur atau cuti dari aktivitas rutin Anda untuk membuat rilkes pikiran Anda
  • Kurangi kegiatan yang dapat membuat Anda letih, kepanasan dan banyak mengeluarkan keringat.

Demikianlah artikel yang membahas mengenai penyakit keputihan pada wanita serta cara mencegahnya. Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter kami. Anda dapat mengklik tombol konsultasi di bawah ini untuk melakukan konsultasi secara online dengan dokter kami.

Klik chat