counter

gejala isk1

Infeksi saluran kemih yang disingkat dengan ISK adalah penyakit menyerang sistem kemih seseorang. Di banyak kasus, ISK ini seringkali dialami oleh wanita dibandingkan pria. Hal ini terjadi karena jarak saluran kemih yang dimiliki wanita lebih dekat daripada milik pria. Walaupun sering disepelekan, namun Anda harus tetap mengetahui penyebab ISK beserta gejala ISK yang mungkin terjadi.

ISK sendiri dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu sistitis atau infeksi pada kandung kemih, uretritis atau infeksi pada uretra, dan juga pielonefritis atau infeksi pada ginjal yang dapat terjadi bila infeksi pada sistem kemih yang terjadi tidak ditangani dengan benar hingga akhirnya naik ke ginjal. Karena adanya kemungkinan inilah, maka Anda wajib mengetahui penyebab ISK dan gejala ISK.

Penyebab ISK

1. Bakteri

Penyebab utama dari terjadinya ISK adalah karena adanya bakteri yang menginfeksi sistem kemih. Jenis bakteri yang umumnya menjadi penyebab ISK adalah bakteri yang berasal dari saluran cerna atau anus, dan juga bakteri penyebab penyakit menular seksual seperti gonore dan juga klamidia.

Bakteri yang berasal dari saluran cerna dapat masuk ke saluran kemih, yang biasanya dialami oleh wanita. Hal ini dikarenakan jarak saluran uretra wanita dengan anus sangat dekat sehingga bakteri yang berasal dari anus akan mudah berpindah. Sedangkan bakteri gonore dan klamidia dapat menginfeksi ketika seseorang melakukan hubungan seksual dengan penderita kedua penyakit tersebut.

Klik chat

2. Jarang Konsumsi Air Putih

Air putih adalah suatu kebutuhan tubuh yang harus selalu terpenuhi. Hal ini dikarenakan air putih akan dibutuhkan bagi ginjal untuk melakukan fungsinya. Bila cairan di dalam tubuh hanya sedikit, maka akan sulit bagi tubuh untuk membuang bakteri jahat melalui urine, karena tidak adanya cairan yang dapat dibuang.

3. Tidak Memperhatikan Kebersihan Kelamin

Area kelamin sebenarnya perlu mendapatkan perhatian lebih ketika dibersihkan. Jangan asal membersihkannya tanpa mengetahui bagaimana cara membersihkan area kelamin yang tepat. terlebih lagi pada wanita, Anda harus memperhatikan cara membersihkan area kelamin yang benar, yaitu dari arah depan ke belakang. Hal ini dilakukan agar bakteri dari anus tidak berpindah pada saluran uretra.

Para wanita juga harus menghindari penggunaan pembersih area kewanitaan yang mengandung pewangi, karena akan merusak keseimbangan pH di vagina. hal ini akan memicu banyak bakteri jahat untuk berkembang, dan bisa menginfeksi sistem kemih.

4. Tidak Membiasakan Buang Air Kecil Setelah Melakukan Hubungan Seksual

Para ahli mengatakan bahwa Anda yang khususnya wanita, membiasakan diri untuk buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual. Hal ini diperlukan untuk membuang bakteri-bakteri yang menempel pada alat kelamin selama berhubungan seksual.

Gejala ISK

Ada beberapa gejala yang akan dialami oleh penderita infeksi saluran kemih, mulai dari sering merasa ingin buang air kecil namun urine yang dikeluarkan hanya sedikit, sakit saat berkemih atau buang air kecil, serta urine berbau menyengat dan berwarna keruh. Penderita juga akan mengalami demam dimana menjadi tanda bahwa adanya infeksi yang sedang terjadi. Selain itu, bila urine yang dikeluarkan disertai dengan darah, dan juga bagian punggung bawah terus menerus terasa sakit. maka bisa menjadi tanda bahwa infeksi sudah sampai pada ginjal.

Untuk itu, bila Anda merasakan gejala ISK di atas, sebaiknya segera konsultasikan dan periksakan diri pada dokter di Klinik Utama Gracia agar permasalahan yang Anda alami dapat teratasi segera, sehingga tidak menyebabkan terjadinya komplikasi yang bisa membahayakan.
Klik chat