counter

penyakit sifilisSeperti yang sudah kita ketahui bahwa dengan melakukan hubungan badan melalui Ms V, anal, atau seks oral dengan orang yang terinfeksi dapat menyebabkan penyakit sifilis dan penyakit ini disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum.

Penyakit sipilis atau raja singa pada awalnya muncul sebagai luka tanpa rasa sakit pada alat kelamin, ataupun pada dubur, mulut, atau permukaan kulit, dan dapat menjadi aktif dan hidup dalam tubuh seseorang selama bertahun-tahun dan atau bahkan dalam beberapa dekade. Bahkan yang lebih menyeramkan ketika luka sipilis yang hadir ada peningkatan risiko seseorang akan tertular HIV.

Perlu Anda ketahui juga bahwa penyakit sifilis merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit menular seksual yang sangat berbahaya dan sipilis dapat dikategorikan ke dalam beberapa tahap yaitu: primer, sekunder, laten, dan akhir, atau tersier.

Apakah Penyebab Sifilis?

Diketahui penyebab penyakit sifilis adalah bakteri Treponema pallidum yaitu bakteri seperti cacing berbentuk, dan mungkin Anda juga dapat terinfeksi bakteri tersebut melalui cara berikut:

  • Cara pertama adalah dengan melalui kontak langsung dengan luka sifilis biasanya ditemukan pada alat kelamin wanita, pada anus, rektum, di mulut, atau di bagian bibir.
  • Cara kedua adalah dengan melalui aktivitas seksual pada vagina, anal, atau oral seks dengan orang yang sudah terinfeksi.
  • Penyebab terakhir adalah karena seorang ibu yang mengandung dan terinfeksi sifilis kongenital dan menularkan sifilis ke anaknya yang belum lahir, yang dapat mengakibatkan komplikasi serius
  • Jika seseorang ibu mengalami sifilis kongenital maka infeksi dapat mengakibatkan berat badan rendah pada bayi, dan bahayanya lagi jika tidak diobati, bayi dengan sifilis dapat mengembangkan katarak, tuli, atau kejang. Bahkan dalam beberapa kasus, bayi bisa meninggal akibat penyakit tersebut.

Klik chat

penyebab sifilisSiapa Saja yang Berisiko Untuk Tertular?

  • Mereka yang paling berisiko tertular sipilis termasuk orang-orang yang berhubungan badan tanpa menggunakan pengaman (baik seks anal, vagina, maupun oral).
  • Pria yang berhubungan seks dengan sesama jenis.
  • Seseorang yang terinfeksi HIV.
    • Seseorang yang sering berganti-ganti pasangan seks dan dengan banyak pasangan.

Cara Mencegah Penyakit Sifilis

Diketahui terdapat beberapa langkah-langkah paling tepat untuk pencegahan yang dapat diambil untuk mengurangi risiko tertular, antara lain:

  • Jangan melakukan kegiatan seks apapun.
  • Berhubungan badan dengan pasangan Anda yang sudah sah dan tidak terinfeksi.
  • Menggunakan pelindung seperti kondom akan tetapi perlu Anda ketahui bahwa kondom hanya mampu melindungi terhadap luka tertutup dan tidak akan melindungi terhadap paparan luka pada tubuh di area lain.
  • Menghindari mainan seks yang digunakan bersama orang lain.
  • Menghindari alkohol dan obat-obatan yang berpotensi menyebabkan praktek seksual yang tidak aman

Itulah tadi berbagai macam informasi seputar penyakit sipilis dan ada baiknya jika Anda terinfeksi penyakit tersebut segera konsultasikan kepada Kami di Klinik Utama Gracia.

Klik chat