counter

proses operasi keperawanan

Proses operasi keperawanan umumnya dilakukan dengan tujuan mengembalikan keutuhan selaput dara, membuat terjadinya kembali pendarahan seperti ketika pertama kali melakukan hubungan seksual, dan juga untuk menambah kenikmatan ketika melakukan hubungan seksual. Umumnya prosedur-prosedur ini dilakukan berkaitan dengan rekonstruksi selaput dara yang sering dianggap sebagai patokan keperawanan seorang wanita.

Selaput dara merupakan lapisan tipis yang menutupi sebagian bukaan vagina. Letaknya berada 1 sampai 2 cm dari bibir vagina. Karena kondisinya yang tipis, maka akan sangat rentan mengalami robekan seperti ketika melakukan penetrasi penis ke vagina, ataupun karena aktivitas lainnya.

Pada selaput dara, ada bagian yang memiliki pembuluh darah, ada juga yang tidak. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa seringkali robeknya selaput dara dikaitkan dengan terjadinya pendarahan. Hal tersebut sering juga dijadikan sebagai penentu bahwa wanita masih perawan. Pendarahan tersebut terjadi karena selaput dara yang memiliki pembuluh darah mengalami robekan ketika penetrasi terjadi.

Klik chat

Ada beberapa jenis operasi keperawanan yang banyak dipilih wanita untuk bisa kembali menjadi perawan seperti sebelumnya. Semua ini tergantung dari keinginan wanita yang melakukannya. Dan ada baiknya dikonsultasikan terlebih dulu pada dokter yang akan menangani.

Operasi Keperawanan

1. Hymenoplasty

Proses operasi keperawanan yang akan dilakukan untuk merekonstruksi selaput dara ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu simple hymenoplasty dan alloplant. Simple hymenoplasty dilakukan pada wanita yang memiliki sisa selaput dara yang dapat dilakukan penjahitan untuk menyatukan kembali sisa-sisa tersebut. Sedangkan alloplant dilakukan jika sudah tidak terdapat sisa selaput dara, sehingga tidak bisa dilakukan penjahitan.

Operasi ini termasuk dalam operasi kecil dimana dapat dilakukan kurang dari satu jam, tergantung pada tingkat kesulitan. Pertama-tama, dokter akan memberikan bius lokal atau bius total bila diperlukan. Karena termasuk dalam operasi kecil, maka perawatan dapat dilakukan dengan rawat jalan.

proses operasi keperawanan

2. Vaginaplasty

Biasanya prosedur operasi ini dilakukan oleh wanita yang sudah pernah melahirkan secara normal, dan juga yang memiliki otot vagina dan panggul yang melemah karena faktor usia. Operasi ini terbilang prosedur operasi besar, yang bisa memperbaiki bentuk vagina, dari bagian luar, dalam, dinding vagina, bibir kemaluan dan juga selaput dara. Biasanya vaginaplasty ini dilakukan agar kenikmatan hubungan seksual menjadi bertambah.

3. Labiaplasty

Labiaplasty dilakukan untuk merekondisi labia mayora dan juga labia minora yang sering mengalami jaringan berlebih sehingga membesar dan memanjang. Bila prosedur ini digabungkan dengan vaginaplasty, maka akan disebut sebagai peremajaan vagina.

Proses operasi keperawanan ini harus dilakukan oleh dokter yang sudah berpengalaman dan ahli dalam prosedur operasi tersebut. Namun sebelumnya Anda harus melakukan konsultasi dan pemeriksaan mendetail. Umumnya Anda akan dilarang untuk melakukan hubungan seksual terlebih dulu setelah melakukan prosedur ini selama 2 hingga 3 bulan.

Anda dapat bertanya mengenai operasi keperawanan atau operasi selaput dara pada staf medis Klinik Utama Gracia, dan dapat melakukan operasi keperawanan di Klinik Utama Gracia. Anda akan ditangani oleh dokter yang sudah pasti profesional dan ahli dalam menjalankan prosedur operasi ini.
Klik chat