counter

selaput dara robek karena jari

Keperawanan adalah suatu hal penting yang masih dipertahankan para wanita sebelum menikah, khususnya pada masyarakat di negara-negara timur. Namun tanda seorang wanita masih perawan tidak bisa terlihat dari ciri fisiknya. Satu hal yang dijadikan patokan keperawanan adalah keutuhan selaput dara. Jika selaput dara sudah robek, maka wanita sudah tidak perawan, karena dianggap sudah pernah melakukan hubungan seksual. Lalu bagaimana jika selaput dara robek karena jari ataupun hal lain yang bukan karena hubungan seksual?

Selaput dara atau hymen merupakan lapisan tipis yang berada sekitar 1 hingga 2 cm dari bukaan vagina, sehingga dapat dikatakan bahwa selaput dara terletak dekat dengan permukaan vagina. Lapisan ini akan menjaga vagina dari benda asing. Karena kondisinya yang tipis dan berada dekat bukaan vagina, maka dapat dengan mudah rusak atau robek bila terjadi penetrasi atau ada benda asing yang masuk. Inilah yang menjadi alasan mengapa wanita dianggap sudah tidak perawan jika selaput dara robek.

Umumnya bentuk selaput dara berbeda-beda pada setiap wanita, seperti selaput dara annular yang memiliki lubang setengah lingkaran untuk keluarnya darah menstruasi, selaput dara imperforate yang menutupi seluruh bukaan vagina sehingga darah menstruasi sulit untuk keluar, selaput dara mikroperforate yang memiliki lubang yang sangat kecil, selaput dara septate yang memiliki pita pada lubangnya yang membuat lubang terlihat seperti ada dua, selaput dara cibriform yang memiliki lubang kecil dan banyak, selaput dara introitus yang biasanya dimiliki oleh wanita yang sudah sering melakukan hubungan seksual, sehingga lubang yang dimiliki terlihat besar, namun sisa jaringan selaput dara masih terdapat di dinding vagina.

Klik chat

Selaput Dara Robek Karena Jari

Banyaknya orang yang percaya bahwa keperawanan akan hilang bila selaput dara sudah robek, yang biasanya terjadi saat wanita melakukan hubungan seksual pertama kalinya. Padahal, keperawanan wanita sebenarnya hanya dapat hilang bila wanita sudah pernah melakukan hubungan seksual.

Hal ini dikarenakan, selaput dara juga bisa robek karena hal lain, walaupun wanita belum pernah melakukan hubungan seksual. Seperti misalnya pemakaian tampon, bersepeda, melakukan peregangan, ataupun memasukkan jari dan benda lain ke dalam vagina. selaput dara juga mudah robek ketika wanita mengalami cidera atau luka pada bagian kemaluan, yang dapat memicu rusaknya selaput dara.

Karena hal tersebut lah, maka bila selaput dara robek karena jari, bukan berarti wanita menjadi tidak perawan. Penentu sebenarnya adalah, apakah wanita sudah pernah melakukan hubungan seksual atau belum, sehingga dapat dikatakan tidak perawan lagi.

Mengembalikan Keutuhan Selaput Dara

Ketika wanita memasukkan jarinya ataupun benda lain ke dalam vaginanya atau yang biasa juga disebut sebagai masturbasi, maka akan memicu rusaknya selaput dara, terlebih lagi bila selaput dara tidak terlalu elastis.

Karena masih banyak yang menganggap utuhnya selaput dara sebagai tanda perawan, maka banyak wanita yang khawatir bila keperawanannya hilang setelah masturbasi. Karena hal ini lah, banyak wanita memilih melakukan operasi selaput dara atau operasi keperawanan agar selaput daranya kembali utuh sebelum menikah.

Operasi selaput dara ini dapat Anda lakukan di Klinik Utama Gracia. Namun sebelumnya, Anda dapat melakukan konsultasi pada staf medis Klinik Utama Gracia dengan mengklik tombol layanan konsultasi online yang sudah disediakan. Anda dapat bertanya mengenai prosedur terkait operasi mengembalikan keutuhan selaput dara tersebut. Di Klinik Utama Gracia, Anda akan ditangani oleh dokter yang sudah berpengalaman dan terpercaya.

Klik chat