counter

susah buang air kecil

Susah buang air kecil seringkali ditemui pada pria. Ketika hal ini terjadi, maka pria akan kesulitan dalam membuang urine melalui penis, dan mengharuskannya memberikan tekanan agar urine dapat dikeluarkan. Walaupun begitu, urine yang dikeluarkan biasanya sedikit ataupun tersendat. Lalu apa penyebab dari kondisi yang sering dialami pria ini?

Pria yang mengalami susah buang air kecil, biasanya memiliki gangguan yang terjadi di sekitar organ sistem kemih, salah satunya adalah pada prostat. Prostat merupakan kelenjar kecil yang berada di bawah kandung kemih dan tepat di depan rektum. Fungsi kelenjar yang termasuk dalam bagian sistem reproduksi pria ini adalah untuk membantu produksi air mani.

Gangguan pada prostat bisa berupa prostatitis. Prostatitis adalah peradangan yang terjadi pada kelenjar prostat. Untuk lebih memahaminya, berikut ini adalah penjelasan mengenai prostatitis.

Jenis Prostatitis

Prostatitis dibagi menjadi dua jenis, yaitu prostatitis bakteri, dan prostatitis non-bakteri.

1. Prostatitis Bakteri

Prostatitis bakteri terdiri dari dua, yaitu prostatitis bakteri akut, dan prostatitis bakteri kronis. Penyebab keduanya adalah karena adanya infeksi bakteri. Gejala prostatitis bakteri akut dapat berupa demam, mual dan menggigil. Bila tidak diobati, bisa terjadi infeksi saluran kencing, abses, dan penutupan saluran urin. Sedangkan prostatitis bakteri kronis terjadi karena infeksi saluran kencing yang kambuh dan infeksi yang menyebar ke kelenjar prostat. Gejalanya hampir sama dengan prostatitis bakteri akut, namun berubah-ubah intensitasnya.
Klik chat

2. Prostatitis Non-bakteri

Prostatitis jenis ini sering terjadi pada pria. Gejala yang akan dialami penderita adalah berupa munculnya rasa sakit pada kemih dan juga genital selama berbulan-bulan. Gejala ini juga sering diartikan sebagai infeksi kandung kemih.

Penyebab Prostatitis

Prostatitis dapat terjadi karena infeksi saluran kencing, pembesaran prostat, saluran kandung kemih yang abnormal, melakukan hubungan seksual melalui dubur, dan juga menggunakan kateter.

Gejala Prostatitis

Selain akan merasakan susah buang air kecil, penderita prostatitis juga akan mengalami gejala lain seperti muncul rasa panas pada saat berkemih, buang air kecil berdarah, sakit saat ejakulasi, sakit pada bagian pinggang, atas tulang kemaluan, di antara genital dan anus, dan juga di ujung penis.

Selain itu, penderita juga seringkali mengalami sakit pada perut bagian bawah yang sering muncul dan hilang, pembengkakan prostat, nyeri di pangkal paha atau infeksi pada epididimis.

Banyak gejala yang disebutkan di atas terlihat umum atau seperti gejala penyakit lain. Maka untuk memastikannya diperlukan pemeriksaan oleh dokter.

Mengobati Prostatitis

Agar pria tidak lagi kesulitan dalam buang air kecil, maka prostatitis harus diobati dengan benar. Pengobatan prostatitis dapat dilakukan dengan antibiotik. Selain itu, dokter juga akan memberikan obat untuk merelaksasi otot prostat, dan juga obat anti nyeri.

Anda juga dapat melakukan penanganan mandiri untuk mendukung pengobatan yang diberikan dokter, dengan berendam air hangat, melakukan akupuntur, latihan relaksasi, konsumsi ekstrak cranberry untuk menghilangkan bakteri yang melekat pada saluran kemih, menghindari makanan yang pedas, kafein dan juga alkohol.

Bila permasalahan prostatitis menyerang Anda, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan pada Klinik Utama Gracia. Dengan begitu, permasalahan yang Anda alami ini bisa cepat diatasi, dan tidak mengganggu lagi. Anda juga akan terbebas dari susah buang air kecil.

Keluhan prostatitis juga dapat Anda konsultasikan pada staf medis Klinik Utama Gracia dengan menggunakan layanan chatting online yang sudah tersedia pada halaman ini. Semoga bermanfaat.
Klik chat