counter

masalah lemah syahwat

Penyakit disfungsi ereksi (erectile dysfunction) atau bagi sebagian masyarakat dikenal dengan penyakit lemah syahwat merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh para pria. Penyakit ini terjadi karena ketidakmampuannya seorang pria untuk mempertahankan dan mencapai ereksi dalam waktu yang lama saat berhubungan seks. Lalu sebenarnya apa penyebab lemah syahwat?

Pada umumnya penyakit lemah syahwat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti faktor psikologis dan faktor fisik. Pada umumnya para pria akan merasa sangat malu untuk berterus terang dalam menceritakan keadaannya kepada orang lain, dan merasa tertekan.

Penyebab Lemah Syahwat

Seperti yang telah dijelaskan bahwa ada dua faktor utama, yaitu faktor fisik dan psikologis (psikis). Berikut ini akan dijelaskan penyebab dari dua faktor tersebut.

Faktor fisik

Terhambatnya aliran darah

Terdapat beberapa penyakit yang mampu menyebabkan aliran darah terhambat, seperti diabetes dengan kadar gula yang sangat tinggi atau yang biasa disebut kencing manis, tekanan darah tinggi (hipertensi), peyronie (jaringan parut pada penis), dan obesitas.

Gangguan syaraf

Terjadinya gangguan syaraf juga memicu terjadinya lemah syahwat, seperti cedera tulang belakang, terjadinya pembengkakan pada daerah panggul, penyakit kelamin, dan terjadinya pembengkakan syaraf akibat penyakit difteri.

Gangguan hormonal

Keseimbangan hormon yang terganggu dapat menyebabkan penyakit lemah syahwat, seperti usia yang semakin tua, terjadinya gangguan pada buah zakar atau yang lebih dikenal dengan gangguan disfungsi testis, liver, ginjal dll.

Obat-obatan

Siapa sangka, ternyata obat-obatan medis juga menjadi penyebab terjadinya lemah syahwat. Obat-obatan medis seperti antihipertensi, anti depresi, frankuilizer, diuretik, simetidin, obat penurun berat badan, opiat, alkohol, heroin, nikotin, dan amfetamin juga menjadi salah satu penyebab terjadinya lemah syahwat.

Klik chat

Faktor Psikis

Stress

Stress dapat menjadi pemicu terjadinya lemah syahwat yang disebabkan oleh berbagai masalah atau persoalan. Stress yang berlarut-larut dan berkepanjangan ternyata dapat menjadi pemicu terjadinya gangguan ereksi dan lemah syahwat. Semakin lama Anda mengalami stress maka semakin buruk kualitas sperma.

Depresi

Ternyata perasaan depresi justru akan mengurangi tenaga serta menurunkan kemampuan seksualnya. Biasanya depresi yang di alami para pria disebabkan karena ketidak mampuannya dalam mencapai ereksi.

Kecemasan

Rasa cemas yang dihinggapi seorang pria ternyata mempunyai peranan yang cukup besar. Dengan perasaan cemas yang sangat tinggi, membuat pria tidak akan mampu mengalami ereksi, mempertahankan serta memuaskan pasangan. Perasaan cemas yang dialami para pria pada waktu-waktu tertentu apabila terjadi secara terus menerus maka semakin meningkatkan resiko terjadinya penyakit lemah syahwat. Rasa cemas yang terlalu tinggi akan membuat terjadinya ketegangan serta menghambat ereksi.

Informasi seks keliru

Jika salah mendengar informasi mengenai seks serta kurang memahami mengenai seks, maka akan membuat seseorang tidak dapat mengerti seks dalam arti yang sebenarnya, atau jika seorang pria dibesarkan dalam lingkungan yang mempunyai pemikiran yang keliru mengenai keperkasaan seorang pria, justru menjadikan pria tersebut rendah diri dan hanya dapat melakukan ereksi saat berhubungan dengan wanita yang mempunyai status ekonomi, status sosial atau kontruksi tubuhnya lebih lemah dari pada dirinya.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa ada beberapa pria yang mengalami lemah syahwat saat berhubungan seks dengan istrinya, akan tetapi saat melakukannya dengan wanita lain, justru dirinya tidak mengalami lemah syahwat.

Itulah beberapa informasi mengenai penyebab lemah syahwat serta beberapa faktor penyebab terjadinya lemah syahwat. Jika Anda ingin mengetahui mengenai lemah syahwat secara lengkap, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kami secara online dengan mengklik tombol konsultasi di bawah ini.

Klik chat