counter

 

penyakit sipilis pada pria

Penyakit menular seksual sipilis bisa terjadi pada pria dan wanita manapun yang sudah aktif secara seksual, walaupun lebih umum ditemukan pada pria. Ada gejala penyakit sipilis pada pria yang harus diketahui untuk mewaspadai penularan penyakit ini.

Sipilis atau yang dikenal sebagai penyakit raja singa ini terjadi karena infeksi bakteri Treponema pallidum yang bisa menular melalui hubungan seksual. Kemungkinan ini akan sangat tinggi terjadi pada mereka yang melakukan aktivitas seksual berisiko, seperti berganti-ganti pasangan, dan juga tidak menggunakan kondom. Sipilis juga akan sangat mudah menular melalui cairan tubuh, seperti darah. Hal ini umumnya terjadi ketika memakai jarum suntik atau alat tindik serta alat tato tubuh bersamaan dengan penderita.

Walaupun sangat mudah menular, namun bakteri sipilis tidak akan bisa ditularkan melalui dudukan pada toilet, gagang pintu, ataupun penggunaan barang bersama dengan penderita. Karena umumnya bakteri tersebut tidak dapat hidup lama di luar tubuh manusia.

Gejala Penyakit Sipilis Pada Pria

Terdapat 4 fase yang akan dilewati penyakit menular seksual ini. Bila sipilis tidak juga ditangani, maka pada fase awal, sipilis dapat berkembang ke fase lanjut yang tentunya akan membahayakan penderita.
Klik chat

1. Fase Primer

Fase ini merupakan tahap awal sipilis yang akan ditandai dengan adanya luka sekitar 1 hingga 4 minggu, ataupun lebih, yang biasanya muncul pada bagian tubuh tempat bakteri sipilis menginfeksi, dalam hal ini pada pria biasanya luka terjadi di penis. Luka tersebut umumnya akan hilang tanpa penanganan ataupun pengobatan, namun tetap dapat menular pada orang lain bila terjadi kontak seksual. Selain itu, bila tidak juga ditangani, walaupun luka telah menghilang, sipilis bisa masuk pada fase selanjutnya.

2. Fase Sekunder

Bila penderita sipilis mengalami ruam merah yang umumnya terlihat pada telapak tangan ataupun kaki, maka gejala ini menandakan bahwa sipilis berada di tahap sekunder. Selain kemunculan ruam, ada pula gejala lain yang dapat terjadi seperti penurunan berat badan, rambut rontok, sakit kepala, nyeri pada otot, demam, dan bengkak atau sakit di tenggorokan. Sama seperti sebelumnya, gejala di fase sekunder ini juga dapat hilang tanpa penanganan, namun tetap menular dan bisa berlanjut pada fase berikutnya bila tidak diobati.

gejala penyakit sipilis

3. Fase Laten

Di fase laten ini, penderita sipilis tidak akan mengalami atau terlihat adanya gejala apapun. Kondisi ini dapat terjadi hingga bertahun-tahun. Namun sebenarnya sipilis masih berada dalam tubuh, yang bisa didiagnosis hanya melalui tes darah. bila diabaikan, maka sipilis dapat memasuki fase yang berbahaya.

4, Fase Tersier

Bila keberadaan sipilis terabaikan, ataupun pengobatan yang terlambat dilakukan, maka sipilis dapat berkembang pada fase yang lebih serius atau fase tersier. Pada fase ini, infeksi bakteri bisa sudah menyebar pada organ tubuh lain, sehingga infeksi bakteri dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada organ tubuh lain yang ikut terinfeksi. misalnya jantung, pembuluh darah, sendi, tulang, hati, dan saraf otak. Bila komplikasi terjadi, maka bukan tidak mungkin bahwa sipilis dapat mengancam nyawa Anda.

Untuk itu, pemeriksaan dan pengobatan harus dilakukan dengan segera ketika gejala penyakit sipilis pada pria ini muncul. Dokter akan melakukan pemeriksaan darah pada pasien untuk memastikan adanya infeksi. Setelah positif sipilis, maka dokter akan memberikan antibiotik penisilin untuk mengatasi penyakit menular seksual ini.

Jangan tunggu hingga sipilis menjadi lebih buruk hingga membahayakan nyawa. Konsultasikan keluhan sipilis yang Anda alami pada staf medis Klinik Utama Gracia, dan segera periksakan diri ke dokter Klinik Utama Gracia.
Klik chat